Welly Yusup

Welcome to my blog

Minggu, 23 Desember 2012

tahu dan tempe


Industri tempe dan tahu merupakan home industry  yang banyak tersebar di kota kecil maupun kota besar yang bahan utamanya adalah kedelai.karena tahu dan tempe banyak di konsumsi masyarakat Indonesia sejak dulu kala.namun sayangnya limbah dari hasil poduksi tahu dan tempe memberikan dampak negatif bagi lingkungan sekitarnya .hal itu di karenakan limbah tersebut mengandung kadar BOD sekitar 5.000-10.000 mg/l,dan COD sekitar 7.000-12.000 mg/l.

Teknologi pengolahan limbah tempe dan tahu untuk saat ini hanya menggunakan system anaerob yang di mana efesiensi pengolahannya  hanya 70-80%.sehingga airnya masih mengandung kadar organic yang cukup tinggi ,serta bau yang busuk dari system anaerob dan kadar fosfat yang tinggi merupakan masalah yang belum bisa di atasi.

Namun untuk mengatasi hal tersebut bisa di lakukan dengan cara memadukan proses anaerob-aerob yaitu dengan penguraian anaerob dan di ikuti proses lebih lanjut dengan system biofilter anaerob-aerob.dengan perpaduan proses tersebut di harapkan kosentrasi COD dalam air olahan yang di hasilkan turun menjadi 60 ppm,sehingga airnya tidak mencemari lingkungan di sekitarnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar